Riri Riza

Produser/Sutradara/Penulis Skenario

Muhammad Rivai Riza lahir di tahun 1970 dan lebih dikenal dengan nama Riri Riza. Ia lulus sebagai sarjanan dari Fakultas Film  dan Televisi di Institut Kesenian Jakartadan telah meraih gelar master dalam Penulisan Skenario Film Panjang dari Royal Holloway, University of London.

Langkah perdananya menapaki dunia film adalah ketika berkolaborasi dengan rekan sineasnya,Mira Lesmana, Nan Achnas and Rizal Mantovani, dalam pembuatan omnibus film Kuldesak (1998).  Masing-masing dari mereka menulis dan menyutradarai satu segmen dari empat cerita yang bergulir dalam kesatuan film tersebut, dan bersama-sama mereka memproduseri Kuldesak secara independen.

Film ini kemudian menjadi monumental dalam sejarah perfilman Indonesia yang kala itu sedang tidak bergairah. Selain karena sukses memperkenalkan konsep pembuatan film yang berdikari, Kuldesak juga menghembuskan semangat penuh percaya diri bahwa sinema Indonesia akan bangkit kembali.

Kuldesak jugalah yang mengawali persahabatan panjang dan kolaborasi mantap Riri Riza dan Mira Lesmana. Hingga saat ini sudah lebih dari dua dekade mereka berkarya beriringan,  menghasilkan sejumlah  film, dokumenter, bahkan pertunjukan  musikal.

Mira Lesmana, dibawah naungan rumah produksi Miles Films yang didirikannya, berperan sebagai produser untuk film-film yang disutradarai Riri Riza. Keduanya pun sempat bekerjasama sebagai co-produser dalam beberapa film yang dibuat Sutradara lain.

Film panjang pertama yang mereka kerjakan bersama setelah Kuldesak adalah PETUALANGAN SHERINA (2000), sebuah film anak yang spektakuler pada masanya, tidak hanya karena kesuksesannya sebagai film box office, tapi juga karena keberhasilan film ini merebut perhatian penonton bioskop Indonesia, bahkan hingga mengalahkan film-film blockbuster Hollywood dan film animasi Disney yang dirilis di waktu yang bersamaan.

Dua tahun kemudian karya duo Riri Riza-Mira Lesmana kembali mengundang decak kagum masyarakat Indonesia dengan kesuksesan film romantis ADA APA DENGAN CINTA? yang mereka tulis dan produseri bersama.

Dua lagi film karya Sutradara Riri Riza yang tercatat menjadi sensasi box office, yaitu LASKAR PELANGI (2008) dan sekuel ADA APA DENGAN CINTA 2 (2016). Ia juga telah menerima sejumlah penghargaan internasional, diantaranya sebagai Sutradara Terbaik dari Brussels Independent Film Festival 2013 dan juga dari ASEAN Film Festival 2013 di Penang, Malaysia.

Akan tetapi, di sela gempita film-film komersil yang dibuatnya Riri tetap memelihara semangat independennya, dan menyempatkan diri untuk menyutradarai film-film bernilai seni kental seperti ELIANA ELIANA, 3 HARI UNTUK SELAMANYA serta ATAMBUA39C.

Juga tercatat sebagai karya-karyanya adalah film GIE yang epik dan bersejarah, peraih penghargaan Film Terbaik dari Festival Film Indonesia 2005, serta kisah biopik SOKOLA RIMBA (2013). Film terakhirnya ATHIRAH didaulat sebagai peraih penghargaan Film Terbaik dan Sutradara terbaik di Festival Film Indonesia 2016.