Riri Riza

Riri Riza lahir pada tahun 1970. Setelah lulus dari Fakultas Film dan Televisi Institut Kesenian Jakarta Ia melanjutkan studi, dan mendapatkan gelar master dalam Penulisan Skenario Film Panjang di Royal Holloway, University of London.

Langkah perdananya menapaki dunia film adalah ketika berkolaborasi dengan rekan sineasnya, Mira Lesmana, Nan Achnas dan Rizal Mantovani, dalam pembuatan omnibus film Kuldesak (1998). Masing-masing dari mereka menulis dan menyutradarai satu segmen dari empat cerita yang bergulir dalam kesatuan film tersebut, dan bersama-sama mereka memproduseri Kuldesak secara independen.

Riri menyutradarai film panjang pertamanya pada tahun 2000, sebuah drama musikal berjudul Petualangan Sherina yang melejit sebagai box office. Pada tahun 2002 ia menulis serta menyutradarai Eliana, Eliana dan mendapatkan penghargaan Young Cinema Award juga NETPAC/Fipresci Jury Awards di Singapore International Film Festival. Di waktu yang berdekatan, Riri Riza juga berkolaborasi dengan Mira Lesmana untuk memproduksi film Ada Apa Dengan Cinta? yang menjadi film fenomenal di Indonesia.

Riri memiliki minat yang besar untuk mengeksplor kekayaan budaya Indonesia. Film-filmnya pun mendapatkan banyak apresiasi dan penghargaan, diantaranya GIE (2005), 3 Hari Untuk Selamanya (2007), Laskar Pelangi (2008), Sang Pemimpi (2009), Atambua 39⁰Celcius (2012), dan Sokola Rimba (2013).

Di tahun 2016 Riri merilis 2 film buah kolaborasinya dengan Produser Mira Lesmana. Yaitu Athirah, sebuah film layar lebar yang mengambil latar di kampung halamannya, Sulawesi Selatan. Film tersebut memenangkan 6 penghargaan di Festival Film Indonesia, termasuk penghargaan Film Terbaik. Satu film lagi adalah sekuel paling ditunggu di Indonesia, Ada Apa Dengan Cinta 2, sebuah box office nasional yang terpilih menjadi film pembuka pada Focus on Asia – Fukuoka International Film Festival 2016.

Film Kulari Ke Pantai adalah karya terbaru Riri yang dirilis pada pertengahan tahun 2018.